Agus Rahmat Yuniar merupakan seorang pendidik yang saat ini aktif sebagai guru di Sidoarjo. Keterlibatannya dalam dunia pendidikan sangatlah luas, mencakup berbagai peran mulai dari pengajaran di kelas hingga kepemimpinan dalam organisasi pendidikan dan masyarakat. Biografi ini akan mengupas latar belakang pendidikan, perjalanan karir profesional di SMPN 6 Sidoarjo, peran kepemimpinan dalam berbagai organisasi, kontribusi dalam inovasi pendidikan, hingga keterampilan, prestasi, dan filosofi hidup yang membentuk sosok Agus Rahmat Yuniar.
Perjalanan pendidikan Agus Rahmat Yuniar dimulai dari tingkat dasar di SDN Mindi 1 Porong, kemudian dilanjutkan ke SMPN 1 Porong, dan jenjang menengah di Sekolah. Ketertarikannya pada bidang teknik membawanya untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 Teknik Informatika Komputer di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, di mana ia menempuh pendidikan dari tahun 1996 hingga 2000 dan dilanjutkan pendidikan Akta 4 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Minatnya dalam bidang ini terus berkembang, sehingga ia memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang S2 Tekniknologi Pendidikan (TEP) dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2019-2021.1 Keputusannya untuk kemudian mendalami dunia pendidikan terlihat dari keberhasilannya menyelesaikan program S2 Teknologi Pendidikan.1 Latar belakang pendidikannya yang beragam, memberikan fondasi yang kuat bagi karirnya di dunia pendidikan.
Perjalanan karir profesional Agus Rahmat Yuniar di dunia pendidikan di SMPN 1 Pororng (Seni Musik), SDN Pucang IV (TIK, Prakarya, Seni Musik & Seni Rupa), SMPN 6 Sidoarjo (TIK, BTIK, Informatika). Di SMP Negeri 6 Sidoarjo Ia tercatat mengabdi sebagai Guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di sekolah tersebut sejak tahun 2009 hingga saat ini.1 Pengabdiannya selama 14 tahun sebagai guru TIK menunjukkan dedikasi dan pengalamannya yang mendalam dalam mengajarkan mata pelajaran yang berkaitan dengan teknologi di tingkat sekolah menengah pertama. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Waka SARPRAS Sekolah.1 Selain peran utamanya sebagai pengajar, Agus Rahmat Yuniar juga memiliki tanggung jawab tambahan di SMPN 6 Sidoarjo. Ia pernah menjabat sebagai Waka Sarpras (Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana).2 Dalam kapasitas ini, ia aktif dalam upaya digitalisasi sekolah, sebagaimana terlihat ketika ia memberikan materi tentang digitalisasi sekolah kepada perwakilan dari SMP Negeri 2 Jabon.2 Ia menekankan pentingnya branding sekolah dan peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan arahan dari Kemendikdasmen, dengan visi untuk mewujudkan "Pendidikan Bermutu untuk Semua".2 Keterlibatannya dalam digitalisasi sekolah mencakup berbagai aspek operasional sekolah, termasuk publikasi informasi, pengelolaan administrasi internal, manajemen sarana dan prasarana, kurikulum, sistem manajemen sekolah (kemungkinan MLS), hubungan masyarakat, dan urusan kesiswaan.2 Pada tahun ajaran 2022/2023, Agus Rahmat Yuniar juga mengemban tugas sebagai Wali Kelas untuk Kelas VIII-C dan menjadi bagian dari Tim Fasilitator untuk Kelas VIII, yang terlibat dalam proyek "Kewirausahaan". Peran sebagai wali kelas dan fasilitator proyek (Sampai Saat ini) menunjukkan keterlibatannya secara langsung dalam perkembangan akademik dan karakter siswa. Selain itu, ia juga dikenal sebagai pengajar Bimbingan TIK/Informatika , semakin menegaskan keahliannya di bidang teknologi informasi dalam konteks pendidikan.
Dedikasi Agus Rahmat Yuniar tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah namun juga pendidikan luar sekolah sebagai pengajar (Guru Vocal, Guru Keyboard dan Piano, Music Director, Recording System) di salah satu studio & sekolah musik di sidoarjo (DMC) 1997-2008. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu peran kepemimpinan yang pernah diembannya adalah sebagai Kepala Kantor BCT (Berna Centra Tama) Sidoarjo pada periode 2003-2010, Kepala Operasional Delta Enterprise - Delta Music Entertainment - Delta Music Course (DMC) di Gor Sidoarjo 1998-2008. Jabatan ini menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan mengelola organisasi. Setelah itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Organisasi Guru Penggerak Angkatan 10 Kab. Sidoarjo dari tahun 2024 hingga saat ini, yang mengindikasikan komitmennya terhadap kegiatan sosial dan pendidikan bermutu untuk semua. Saat ini, Agus Rahmat Yuniar dipercaya sebagai Ketua Dewan Editor Jurnal Pendidikan Indonesia (JUPI). Peran ini menandakan kembalinya ia ke akar keilmuannya di bidang Teknologi Pendidikan, namun kini dalam kapasitas kepemimpinan di tingkat pendidikan tinggi. Keterlibatannya dalam organisasi telah dimulai sejak masa kuliahnya, di mana ia aktif di BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan Himpunan Jurusan Teknik Industri di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Partisipasinya dalam LKMM Nasional (Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Nasional) dan Kongres Nasional IMTII (Ikatan Mahasiswa Teknik Informatika Indonesia) menunjukkan ketertarikannya pada pengembangan kepemimpinan dan keterlibatannya dalam gerakan mahasiswa di tingkat nasional.
Agus Rahmat Yuniar juga menunjukkan inisiatif dalam mengembangkan inovasi di bidang pendidikan. Salah satu kontribusinya adalah penelitian dan pengembangan bahan ajar informatika berbasis Google Site dengan custom domain. Karya ilmiahnya yang berjudul "Pengembangan Bahan Ajar Informatika Berbasis Google Site Custom Domain" telah dipublikasikan di JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika). Dalam penelitian ini, ia berafiliasi dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan bahan ajar berbasis Google Site yang diharapkan dapat memudahkan siswa dalam menemukan dan menghafal domain yang menjadi acuan belajar mata pelajaran informatika. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan Lee dan Owens, dengan sasaran siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sidoarjo. Hasil validasi dari ahli media dan ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi, dengan rata-rata 93,3% dan 92,7%. Uji coba yang dilakukan pada siswa secara perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar juga memberikan hasil yang positif, dengan rata-rata berturut-turut 88%, 90,8%, dan 92,8%. Selain itu, Agus Rahmat Yuniar juga aktif dalam Program Guru Penggerak, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan untuk mengembangkan pemimpin-pemimpin pembelajaran dan mempromosikan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Ia sebagai Guru Penggerak Angkatan 10 dan telah mengikuti berbagai tahapan seleksi, termasuk simulasi mengajar dan wawancara. Keikutsertaannya dalam Simposium dan Pengukuhan Guru Penggerak juga tercatat. Profilnya bahkan dapat ditemukan di platform Guru Penggerak. Ia juga berbagi sumber daya pembelajaran terkait Informatika untuk kelas 7 melalui platform "Ayo Guru Berbagi". Sebagai Waka Sarpras, Agus Rahmat Yuniar memiliki pandangan yang jelas tentang pentingnya digitalisasi sekolah. Ia percaya bahwa teknologi memiliki peran transformatif dalam meningkatkan efisiensi, administrasi, dan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Implementasi digitalisasi di SMPN 6 Sidoarjo mencakup berbagai aspek, mulai dari publikasi informasi hingga pengelolaan administrasi internal, manajemen sarana dan prasarana, kurikulum, dan urusan kesiswaan. Ia juga terlibat dalam kerjasama dengan SMPN 2 Jabon untuk meningkatkan efisiensi kinerja berbasis teknologi, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan yang lebih luas.
Agus Rahmat Yuniar memiliki beragam keterampilan yang mencerminkan pengalamannya di berbagai bidang. Beberapa keterampilan yang dimilikinya antara lain sebagai motivator, pengelola organisasi siswa, administrator sekolah, regulator fasilitas dan infrastruktur, public relations, developer, instruktur IT, G Verificator, dan music director. Daftar keterampilan ini menunjukkan bahwa ia adalah individu yang serba bisa dan memiliki kompetensi di berbagai area, mulai dari kemampuan interpersonal dan organisasi hingga keahlian teknis dan bahkan seni. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah prestasi yang membanggakan. Prestasi akademiknya juga patut diacungi jempol, dinobatkan sebagai Wisudawan Berprestasi pada tahun 2021, kemungkinan atas pencapaiannya dalam program S2 Teknologi Pendidikan. Menariknya, sejak tahun 2002, ia juga tercatat sebagai Asisten Manager di PT. Sumber Mulya Indonesia, Director LBB SINDOTECH & Director PT Berna Centra Tama, menunjukkan bahwa ia memiliki pengalaman profesional di sektor industri, yang mungkin berkaitan dengan latar belakangnya di bidang teknik dan pendidikan. Agus Rahmat Yuniar memiliki beberapa prinsip dan motto hidup yang menjadi pedoman baginya. Ia mendorong orang lain untuk tidak mudah mengeluh tentang pendidikan dan tidak menyerah dalam meraih impian. Ia meyakini bahwa "Hidup adalah perjuangan" dan memiliki motto hidup "SUPAYA LEBIH BAIK". Dalam kaitannya dengan teknologi, ia menekankan pentingnya untuk selalu rendah hati dan beretika dalam penggunaannya. Motto pribadinya yang berbunyi "Santun Bahasa, Ramah Bersikap, Luhur Budi Pekerti, Giat Belajar, Tekun Beribadah Demi Cita-cita, demi kita semua, demi indonesia" mencerminkan nilai-nilai luhur yang ia pegang teguh. Hal ini tercatat juga dalam lirik lagu Mars SMP Negeri 6 Sidoarjo yang dibuat oleh nya bersama bapak Medi Sucahyo.
Secara keseluruhan, Agus Rahmat Yuniar adalah sosok pendidik, pemimpin, dan inovator yang memiliki dedikasi tinggi. Perjalanan karirnya yang beragam, mulai dari guru TIK hingga pengawas sekolah, serta keterlibatannya dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan pendidikan, menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap kemajuan pendidikan dan masyarakat. Kontribusinya dalam mengembangkan bahan ajar berbasis teknologi dan partisipasinya dalam program Guru Penggerak mencerminkan semangatnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan latar belakang pendidikan yang solid, keterampilan yang beragam, prestasi yang membanggakan, serta filosofi hidup yang mulia, Agus Rahmat Yuniar memberikan dampak positif yang signifikan dalam dunia pendidikan di Sidoarjo dan sekitarnya, serta memiliki potensi untuk terus memberikan kontribusi yang lebih besar di masa depan.
Hasil Karya dan Praktik Baik
Agus Rahmat Yuniar telah menunjukkan berbagai praktik baik dan menghasilkan karya yang bermanfaat dalam dunia pendidikan. Salah satu karya nyatanya adalah pengembangan bahan ajar informatika berbasis Google Site dengan custom domain. Bahan ajar ini dirancang untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran informatika dengan memanfaatkan teknologi yang familiar bagi mereka. Penelitian dan pengembangan bahan ajar ini telah dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika (JIPI), menunjukkan validitas dan efektivitasnya sebagai sumber belajar.
Selain pengembangan bahan ajar, keterlibatan Agus Rahmat Yuniar dalam Program Guru Penggerak juga merupakan wujud praktik baiknya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai seorang Calon Guru Penggerak, ia aktif mengembangkan diri dan berkolaborasi dengan rekan guru lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Ia juga berbagi pengetahuan dan sumber daya melalui platform "Ayo Guru Berbagi", memperluas dampak positifnya di luar lingkungan sekolahnya sendiri.
Dalam perannya sebagai Waka Sarpras di SMPN 6 Sidoarjo, Agus Rahmat Yuniar memiliki andil besar dalam upaya digitalisasi sekolah. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kinerja sekolah dan mutu pendidikan secara keseluruhan melalui pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek operasional sekolah. Kerjasama yang ia lakukan dengan SMPN 2 Jabon dalam hal digitalisasi sekolah juga menjadi contoh praktik baik dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk memajukan pendidikan di wilayah Sidoarjo.
Keterampilan Agus Rahmat Yuniar yang beragam, mulai dari kemampuan teknis di bidang IT hingga kemampuan interpersonal sebagai motivator dan public relations, memungkinkan ia untuk berkontribusi dalam berbagai aspek pendidikan dan organisasi. Dedikasinya terhadap dunia pendidikan tercermin dari berbagai peran yang diembannya, mulai dari guru, pengawas sekolah, hingga ketua program studi di tingkat universitas.
Works cited
Tracer Study - FST Umsida - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, accessed May 15, 2025, https://fst.umsida.ac.id/tracer-study/
SMPN 6 Sidoarjo dan SMPN 2 Jabon Kerjasama Efisiensi Kinerja Berbasis Teknologi - Radar Jatim, accessed May 15, 2025, https://radarjatim.id/smpn-6-sidoarjo-dan-smpn-2-jabon-kerjasama-efisiensi-kinerja-berbasis-teknologi/
Pengembang Media Ajar Sekolah Digital (MAS-D) SMPN 6 Sidoarjo, https://informatika.smpn6sda.sch.id/profile
Dewan Editor | JUPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) https://jurnal.sindotechmedia.com/index.php/page/about/editorialTeam
Wujudkan Efisiensi Kinerja, SMPN 2 Jabon dan SMPN 6 Sidoarjo Lakukan Kerjasama, accessed May 15, 2025, https://liputaninspirasi.com/wujudkan-efisiensi-kinerja-smpn-2-jabon-dan-smpn-6-sidoarjo-lakukan-kerjasama/
STUDI TIRU IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MKKS SMP KABUPATEN PONOROGO KE SEKOLAH PENGGERAK SMP NEGERI 6 SIDOARJO
Sidoarjo, 24 September 2024 — Ketua bersama anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan studi tiru implementasi Kurikulum Merdeka ke Sekolah Penggerak SMP Negeri 6 Sidoarjo pada hari Senin (24/09/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pembelajaran langsung dari praktik baik (best practices) yang telah diterapkan di sekolah rujukan.
Rombongan MKKS SMP Kabupaten Ponorogo disambut dengan hangat oleh Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Suharsono, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada SMP Negeri 6 Sidoarjo sebagai lokasi studi tiru.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Bapak/Ibu dari MKKS SMP Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kami berharap apa yang kami lakukan di SMP Negeri 6 Sidoarjo dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi pengembangan pendidikan di sekolah Bapak/Ibu sekalian,” ujar beliau.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan terkait kebijakan dan strategi pelaksanaan Kurikulum Merdeka sebagai Sekolah Penggerak, yang mencakup penguatan pembelajaran berpusat pada peserta didik, implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta inovasi dalam proses pembelajaran dan asesmen.
Selanjutnya, peserta studi tiru melakukan observasi langsung ke kelas untuk melihat implementasi pembelajaran, termasuk pengelolaan kelas, strategi diferensiasi pembelajaran, serta pemanfaatan media dan teknologi dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antara kedua belah pihak guna memperdalam pemahaman serta menggali praktik-praktik unggul yang dapat diadaptasi.
Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini adalah paparan dari Agus Rahmat Yuniar, S.Kom., M.Pd., yang merupakan pengajar sekaligus komite pembelajaran di Sekolah Penggerak SMP Negeri 6 Sidoarjo. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai implementasi Kurikulum Merdeka dalam pengembangan teknologi informasi di lingkungan sekolah.
Disampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian integral dalam mendukung pembelajaran yang efektif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Berbagai strategi pengembangan sistem informasi sekolah juga dipaparkan, meliputi penggunaan platform digital dalam pengelolaan pembelajaran, asesmen berbasis teknologi, serta integrasi layanan pendidikan melalui ekosistem digital sekolah.
Selain itu, dipaparkan pula praktik baik dalam penerapan teknologi informasi yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka, seperti pembelajaran diferensiasi berbasis digital, pemanfaatan Learning Management System (LMS), serta pengembangan media pembelajaran interaktif. Paparan ini mendapat perhatian dan antusiasme tinggi dari para peserta karena memberikan gambaran nyata dan aplikatif mengenai transformasi digital di satuan pendidikan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh wawasan, inspirasi, serta strategi implementatif yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antar satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, serta mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
SMP Negeri 6 Sidoarjo
CONTACT
FORM WIDGET
DESCRIPTION